Es Teler: Kuliner Populer di Bulan Ramadhan di Bondowoso
Bulan Ramadhan selalu menjadi momen istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia, termasuk di Bondowoso, Jawa Timur. Selain sebagai bulan penuh berkah, Ramadhan juga identik dengan aneka kuliner khas yang menjadi favorit saat berbuka puasa. Salah satu minuman yang selalu menjadi incaran masyarakat di Bondowoso saat berbuka adalah Es Teler. Minuman segar ini tidak hanya menggugah selera tetapi juga memberikan sensasi kesegaran setelah seharian berpuasa.
Sejarah Es Teler di Indonesia
Es Teler pertama kali diperkenalkan oleh seorang penjual es di Jakarta pada tahun 1957. Minuman ini awalnya hanya berupa campuran buah-buahan yang disajikan dengan es serut dan susu kental manis. Seiring waktu, Es Teler semakin populer dan menjadi salah satu minuman khas Indonesia. Bahkan, pada tahun 1980-an, Es Teler pernah memenangkan kompetisi makanan nasional sebagai minuman khas Indonesia. Sejak saat itu, Es Teler semakin dikenal luas dan berkembang di berbagai daerah, termasuk di Bondowoso.
Keunikan Es Teler di Bondowoso
Meskipun Es Teler banyak ditemukan di berbagai daerah di Indonesia, versi yang ada di Bondowoso memiliki keunikan tersendiri. Para penjual Es Teler di Bondowoso biasanya menggunakan bahan-bahan lokal berkualitas tinggi seperti kelapa muda yang segar, alpukat dengan tekstur lembut, serta nangka dengan aroma khas yang menggugah selera. Beberapa pedagang juga menambahkan kolang-kaling atau tape singkong untuk memberikan variasi rasa yang lebih kaya.
Selain itu, Es Teler di Bondowoso sering kali menggunakan gula aren sebagai pemanis alami, berbeda dengan beberapa daerah lain yang lebih banyak menggunakan sirup buatan. Kombinasi gula aren dengan santan segar membuat rasa Es Teler menjadi lebih gurih dan alami. Inilah yang menjadikan Es Teler khas Bondowoso begitu diminati oleh masyarakat setempat maupun wisatawan.
Mengapa Es Teler Populer Saat Ramadhan?
Ada beberapa alasan mengapa Es Teler menjadi salah satu minuman favorit saat bulan Ramadhan di Bondowoso. Pertama, setelah seharian berpuasa, tubuh membutuhkan asupan cairan dan energi yang cukup. Es Teler mengandung banyak air dari kelapa muda dan buah-buahan yang membantu menghidrasi tubuh dengan cepat. Kandungan gula alami dari buah-buahan dan gula aren juga membantu mengembalikan energi yang hilang selama berpuasa.
Kedua, rasa manis dan segar dari Es Teler memberikan sensasi menyegarkan yang sangat dinantikan saat berbuka. Kombinasi tekstur lembut dari alpukat, renyahnya kelapa muda, serta aroma khas nangka menjadikan Es Teler sebagai minuman yang tidak hanya menyegarkan tetapi juga menggugah selera.
Ketiga, Es Teler mudah ditemukan di berbagai sudut kota Bondowoso selama bulan Ramadhan. Banyak pedagang yang menjual Es Teler di pasar takjil atau bazar Ramadhan yang selalu ramai dikunjungi menjelang waktu berbuka. Harganya yang terjangkau juga membuat Es Teler menjadi pilihan favorit bagi banyak orang.
Cara Membuat Es Teler Khas Bondowoso
Bagi Anda yang ingin mencoba membuat Es Teler sendiri di rumah, berikut adalah resep sederhana yang bisa Anda coba:
Bahan-bahan:
1 buah kelapa muda, keruk dagingnya
2 buah alpukat, potong dadu atau keruk dagingnya
5-6 potong nangka, iris tipis
100 gram kolang-kaling, rebus hingga empuk
2 sdm gula aren cair
200 ml santan segar
200 ml air kelapa muda
Es serut atau es batu secukupnya
Susu kental manis sesuai selera
Cara Membuat:
Siapkan mangkuk besar, lalu masukkan kelapa muda, alpukat, nangka, dan kolang-kaling.
Tuangkan santan segar dan air kelapa muda ke dalam mangkuk.
Tambahkan gula aren cair untuk memberikan rasa manis alami.
Beri es serut atau es batu sesuai selera.
Tambahkan susu kental manis untuk menambah rasa creamy pada Es Teler.
Aduk rata dan sajikan dalam gelas atau mangkuk.
Es Teler siap dinikmati sebagai hidangan berbuka yang segar dan lezat.
Es Teler dan Kuliner Ramadhan Lainnya di Bondowoso
Selain Es Teler, Bondowoso juga memiliki berbagai kuliner khas yang selalu ramai dicari saat bulan Ramadhan. Beberapa di antaranya adalah:
Tajin Palappa: Bubur khas Bondowoso dengan kuah gurih yang biasanya dijadikan menu berbuka puasa.
Tape Bondowoso: Tape singkong khas Bondowoso yang memiliki rasa manis dan tekstur lembut, cocok sebagai camilan berbuka.
Rujak Gobet: Campuran berbagai buah-buahan yang diserut dan disajikan dengan kuah gula merah pedas, memberikan rasa segar setelah seharian berpuasa.
Dengan keberagaman kuliner ini, tak heran jika Bondowoso menjadi salah satu daerah yang menawarkan pengalaman berbuka puasa yang unik dan menggugah selera.
Es Teler telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya kuliner Ramadhan di Bondowoso. Kesegarannya, perpaduan bahan-bahan berkualitas, serta cita rasa khasnya membuat Es Teler selalu menjadi favorit saat berbuka puasa. Dengan kemudahan menemukan Es Teler di pasar takjil atau bazar Ramadhan, serta resep yang sederhana untuk dibuat di rumah, tidak heran jika minuman ini terus digemari oleh masyarakat Bondowoso dan wisatawan yang berkunjung.
Bagi Anda yang ingin merasakan pengalaman berbuka puasa yang lebih spesial, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi Es Teler khas Bondowoso. Selamat menikmati berbuka puasa dengan kesegaran alami dari Es Teler yang menggugah selera!